in

Dispendukcapil Surabaya Buka Rekam e-KTP Baru

beritaviral.id – Masyarakat Surabaya sudah bisa kembali mengurus administrasi kependudukan terutama Pelayanan khusus perekaman baru Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, pasalnya di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Mal Pelayanan Publik Siola kembali dibuka.

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meliburkan semua layanan yang mengharuskan terjadinya tatap muka langsung antara warga dengan petugas. Salah satunya adalah proses perekaman baru KTP elektronik atau bagi warga yang belum pernah melakukan perekaman.

“Semenjak pertama kali awal pandemi itu kita liburkan sementara. Karena memang prosesnya layanan ini seluruhnya harus ketemu, baik merekamkan sidik jarinya, iris matanya, tanda tangan dan mengambil fotonya,” ujar Agus akhir bulan lalu.

Agus menyebut, setelah sempat ditutup sementara, pihaknya kemudian mencari metode yang aman supaya tidak terjadi penularan saat proses perekaman baru KTP elektronik tersebut.

“Akhirnya kita carikan beberapa alternatif percobaan untuk bagaimana alat rekam KTP elektronik bisa berfungsi aman. Setelah kita riset sekitar satu bulan itu, akhirnya minggu lalu kita simpulkan ini aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, metode baru tersebut diterapkan sebagai upaya untuk menghindari kontak langsung antar warga dengan petugas. Selain itu pula untuk meminimalisir kontak antar warga dengan alat perekaman. “Dengan standar prosedur baru itu maka kemudian membuat risiko kontak langsung tersebut menjadi diminimalkan,” katanya.

Kadispendukcapil Surabaya ini juga mengingatkan,sebelum warga datang ke Kantor Dispendukcapil Surabaya untuk melakukan perekaman baru KTP elektronik, mereka diwajibkan dahulu mendaftar antrean melalui online di laman https://ssw.surabaya.go.id. Mereka yang telah mendaftar antrean melalui online, akan mendapatkan bukti nomor antrean berupa barcode serta urutan jam pelayanan.

Menurut Agus, penerapan antrean melalui online ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penumpukan antrean di Kantor Dispendukcapil Siola. 

“Meski demikian, selama 10 hari ke depan kami membatasi kuota maksimal 50 orang khusus untuk layanan perekaman baru KTP elektronik. Di samping itu pula, selama 10 hari ke depan, Dispendukcapil akan terus melakukan evaluasi apakah kuota 50 orang per hari itu akan ditambah atau dikurangi.” tandasnya.

foto : istimewa

 

FacebookTwitterEmailWhatsAppSambung

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Written by Hary Prasodjo

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

BI Jatim Bersama Global Qurban – ACT Bersinergi Kurban

22.655 Jiwa Terdampak Banjir Bandang Bolaang Mongondow Selatan